Viral! Aksi Saling Sindir Sales Honda vs Yamaha Rangka Keropos vs Bensin Boros
Foto: Tangkapan layar

Viral! Aksi Saling Sindir Sales Honda vs Yamaha: “Rangka Keropos vs Bensin Boros”

Siwindumedia.com – Seperti kita ketahui, persaingan antara dua pabrikan sepeda motor di Indonesia yakni Yamaha dan Honda di dunia otomotif sudah berlangsung lama. Belum lama ini terjadi sebuah peristiwa unik yang mengguncang dunia sales kedua perusahaan tersebut. Saling sindir antara sales Yamaha dengan sales Honda menjadi sorotan utama dalam perdebatan ini.

Belakangan ini, Honda sedang diterpa kabar tak sedap terkait rangka enhanced Smart Architecture Frame atau eSAF yang disebut-sebut mudah keropos hingga berpotensi patah.

Motor yang dianggap sering mengalami masalah lantaran menggunakan rangka eSAF adalah Honda Genio, Honda Scoopy, Honda Beat, serta Honda Vario 160.

Berawal dari persoalan yang tengah dihadapi Honda, sales Yamaha seakan memanfaatkan situasi ini untuk menunjukkan bahwa rangka yang mereka miliki sedikit lebih unggul. Bahkan sales dari masing-masing merek besar tersebut tak sungkan untuk saling sindir di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @hujat_otomotif2 tampak seorang wanita berseragam Yamaha diduga menyenggol kompetitornya dengan mengungkap keunggulan rangka motor yang mereka miliki.

Baca Juga:  Digoyang Isu Rangka Mudah Keropos, Bagaimana Nasib Penjualan Motor Honda?

“Yamaha nih bos, anti karat, anti lipet (patah), anti keropos. Meledakkk,” ujar sales Yamaha dalam narasi di video.

Enggan kalah, sales Honda tampak membalas sindiran tersebut dengan menunjukkan keunggulan mereka.

Terlihat seorang wanita berseragam Honda mengungkap bahwa motor Honda lebih irit bensin sementara merek kompetitor disebut boros.

“Anti karat anti keropos, tapi boros, meledakkk,” balas sales Honda.

Aksi saling sindir di medsos tersebut, sontak ramai mendapatkan atensi warganet. Sejak artikel ini dibuat video itu telah disaksikan lebih dari 1,3 juta, mendapatkan 66,9 like dan 12 ribu komentar.

“Bensin boleh boros tapi rangka jangan sampai keropos, meledakkk,” komentar salah seorang warganet.

“Yang terpenting mah irit gak bikin kantong boncos,” timpal warganet.

“Boros bikin ilang isi dompet, rangka ilang bikin ilang nyawa,” kata warganet.

Cek Juga

Mahasiswa Unisa Berbagi Ilmu Pengolahan Ubi Jalar di Desa Nanggerang

Mahasiswa Unisa Berbagi Ilmu Pengolahan Ubi Jalar di Desa Nanggerang

SiwinduMedia.com – Kegiatan seminar sebagai salah satu bentuk kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, kembali digelar Himpunan …