Stadion Standar FIFA Rp 800 Miliar di Karawang, Menunggu Realisasi Pemprov Jabar
Foto: FIFA

Stadion Standar FIFA Rp 800 Miliar di Karawang, Menunggu Realisasi Pemprov Jabar

SiwinduMedia.com – Lagi, salah satu Kabupaten di Jawa Barat berencana membangun sebuah stadion. Rencananya, proyek tersebut akan menjadi stadion standar FIFA di Jawa Barat.

Tentu hal tersebut akan semakin memperbanyak kehadiran stadion standar FIFA di Jawa Barat.

Pasalnya, provinsi Jabar sendiri telah memiliki banyak stadion yang memenuhi standar FIFA. Mulai dari Pakansari, Patriot Candrabhaga, GBLA, Si Jalak Harupat, hingga Wibawa Mukti.

Jika proyek ini terealisasi, akan semakin meningkatkan geliat sepak bola di provinsi yang dipimpin Ridwan Kamil tersebut. Untuk pembangunan stadion tersebut, akan menelan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp800 miliar.

Harapannya agar pemerintah provinsi mau memberikan dana hibah untuk merealisasikannya. Selain itu, pemerintah pusat diharapkan mau membantu pembangunannya, sehingga kekurangan dana bisa tertutupi.

Pasalnya, jika mengandalkan APBD tidak akan cukup sehingga proyek tersebut terancam gagal. Di sisi lain, pemerintah daerah telah menyiapkan sebuah lahan kosong. Luas lahan kosong yang disiapkan pemerintah daerah itu mencapai 5-10 hektar.

Adapun kabupaten yang dimaksud memiliki rencana pembangunan stadion standar FIFA di Jawa Barat itu adalah Karawang.

Baca Juga:  Fantastis! Inilah Harta Kekayaan Bupati Kuningan Berdasarkan LHKPN

Sementara lahan yang disiapkan untuk proyek tersebut terletak di wilayah Telukjambe. Belum diketahui saat itu, apakah di Telukjambe Timur atau Telukjambe Barat.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh mantan Bupati Karawang yang baru saja mengundurkan diri, Cellica Nurrachadiana.

Cellica Nurrachadiana menyampaikannya di hadapan Ridwan Kamil saat pembukaan Porpemda XIV Jawa Barat pada 2018.

Sebenarnya, Karawang sudah memiliki sebuah stadion berkapasitas 20 ribu penonton.
Namanya adalah Stadion Singaperbangsa yang pernah menjadi home base Pelita Jaya.

Namun, Cellica Nurrachadiana menganggap
stadion yang dibangun pada 1952 itu terlalu tua, sehingga Karawang memerlukan yang baru. Sayangnya hingga kini proyek tersebut tak kunjung terwujud, bahkan sampai Cellica Nurrachadiana mengundurkan diri.

Padahal stadion standar FIFA di Jawa Barat itu, rencananya dibangun pada 2020 yang lalu.
Untuk saat ini, Karawang telah membangun sebuah lapangan sepak bola dengan standar FIFA.

Dilansir JatimNetwork.com dari laman karawangkab.go.id, lapangan sepak bola itu ada di Desa Dawuan Barat. Itulah rencana pembangunan stadion standar FIFA di Jawa Barat di lahan kosong dengan anggaran Rp800 miliar.

Cek Juga

Peserta Tertua! Ketua DPRD Ikut Susuri Hutan Linggasana, Meriahkan Fun Hiking Ciremai Fest

Peserta Tertua! Ketua DPRD Ikut Susuri Hutan Linggasana, Meriahkan Fun Hiking Ciremai Fest

SiwinduMedia.com – Tidak mau kalah dengan anak-anak muda yang gemar hiking, Ketua DPRD Kuningan Nuzul …