dr. H. Agah Nugraha, MKM Ketua Asklin Periode tahun 2022-2027 /Foto: Iwan Setiawan/ SiwinduMedia.com
dr. H. Agah Nugraha, MKM Ketua Asklin Periode tahun 2022-2027 /Foto: Iwan Setiawan/ SiwinduMedia.com

Asosiasi Klinik Indonesia Kuningan Dampingi 21 Klinik Untuk Akreditasi

SiwinduMedia.com – Dalam rangka persiapan akreditasi klinik, Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin) Kabupaten Kuningan, melakukan pembinaan pada klinik yang ada di Kabupaten Kuningan. Bertempat di Eye Center Kuningan, sebanyak 21 Klinik yang ada di Kuningan dibina untuk peningkatan mutu dan keselamatan pasien serta untuk memenuhi beberapa standar mutu yang harus dipenuhi agar bisa terakreditasi.

Ketua Asklin Dr. Agah Nugraha didampingi Dr. Ahmad Budi ketua Asklin 2 periode sekaligus dokter spesialis mata di Eye Center Kuningan mengatakan kegiatan Asklin ini sebagai bentuk pendampingan akreditasi sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 34 tahun 2022 tentang Akreditasi pusat kesehatan masyarakat,klinik, laboratorium kesehatan, unit transfusi darah, tempat praktik mandiri dokter, dan tempat mandiri dokter gigi.

“Alhamdulillah peserta yang ikut dalam agenda ada sekitar 21 kliknik yang ada di Kabupaten Kuningan dan 4 klik dari luar Kuningan. Dengan narasumber dari internal klinik sendiri yaitu PJ mutu klinik orinda Dr.Hj.Dessy sutanti M.K.M yang kebetulan seorang surveyor akreditasi dan juga pendamping akreditasi di dinas kesehatan,” ujarnya Minggu (13/8/23).

Baca Juga:  Panwascam Subang Jamin Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 Sesuai Aturan
Kiri dr. Ahmad Budi ketua Asklin 2 periode dokter spesialis mata di Eye Center Kuningan, Kanan dr. H. Agah Nugraha, MKM Ketua Asklin Periode tahun 2022-2027 /Foto: Iwan Setiawan/ SiwinduMedia.com
Kiri dr. Ahmad Budi ketua Asklin 2 periode dokter spesialis mata di Eye Center Kuningan sekarang menjabat penasehat asklin Kuningan, Kanan dr. H. Agah Nugraha, MKM Ketua Asklin Periode tahun 2022-2027 /Foto: Iwan Setiawan/ SiwinduMedia.com

Dirinya menerangkan, Pentingnya akreditasi ini sebagai standarisasi pelayanan, karena pelayanan harus terstandar dan bermutu makanya pemerintah membuat elemen akreditasi dan bagi klinik yang bekerja sama dengan BPJS itu wajib mengikuti sampai akhir tahun ini.

“Dari 33 klinik yang ada, Alhamdulillah 1 klinik Pratama yaitu klinik polres, dan 1 klinik utama yaitu klinik KEC sudah lebih dulu di akreditasi dan mudahan tahun ini banyak yang terakrediatsi terutama klinik-klinik yang bekerja sama dengan BPJS,” ujarnya.

“Alhamdulillah juga walapun ada beberapa klinik yang belum bekerja sama dengan BPJS mereka tetap bersemangat untuk menyamakan standarisasi pelayanan dan meningkatkan mutu-mutu klinik mereka sendiri,” imbuhnya.

Untuk di Kuningan sendiri ada 33 Klinik itu beberapa kelas mulai dengan, Klinik Pratama dan Klinik Utama contohnya Kuningan Eye Center, Klinik Metro, Klinik Samara, Klinik Haiza derma klinik kulit atau dokter spesialis.

“Untuk masyarakat Kuningan dan jangan takut klinik-klinik yang ada di Kuningan itu insya allah dengan dilakukannya akreditasi mereka sudah terstandar dan bermutu karena ada patokan, harapan saya semua klinik di Kuningan bisa terakreditasi paripurna minimal utama,”pungkasnya.

Baca Juga:  Pascalebaran, Angka Perceraian Meningkat. Jumlah Janda di Kota Bandung Bertambah

Cek Juga

Tanggapi Masalah Kohe di Wilayah Cigugur, Pemda Kuningan Gandeng TNGC Bangun IPAL

Tanggapi Masalah Kohe di Wilayah Cigugur, Pemda Kuningan Gandeng TNGC Bangun IPAL

SiwinduMedia.com – Menanggapi banyaknya laporan warga terkait pembuangan limbah ternak yang tidak tepat sasaran, Penjabat …