Ayam Sentul
Ayam sentul khas Ciamis yang masih berusia 1 bulan 2 minggu di kandang milik Tatang, Cihideunggirang, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Kamis, (3/8/2023). Foto : Fikron Lutfi Arif/Siwindumedia.com

Ayam Sentul, Unggas Khas Asal Ciamis yang Masih Belum Banyak Orang Tahu

SiwinduMedia.com – Ayam sentul merupakan jenis unggas yang menjadi ciri khas Kabupaten Ciamis. Ayam sentul telah dikukuhkan oleh Surat Keputusan Mentri Pertanian Republik Indonesia No.689/Kpts.PD410/2/2013 tentang penetapan rumpun ayam sentul sebagai ayam rumpun lokal Indonesia asal Ciamis.

Selain di daerah asalnya, Ayam sentul masih jarang ditemui di beberapa wilayah di Indonesia. Seperti halnya di Kabupaten Kuningan ayam sentul masih belum begitu populer dikalangan peternak ayam Kuningan.

Oleh sebab itu, ayam khas Ciamis ini harus terus dikembangkan diberbagai wilayah lainnya.

Salah satu peternak ayam sentul, Tatang, warga asal Cihideunggirang, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, mengungkapkan bahwa peternak ayam sentul di Kabupaten Kuningan mungkin baru dia seorang. Pasalnya belum banyak warga masyarakat yang tahu ayam sentul.

“Di Kabupaten Kuningan khususnya peternak ayam sentul masih jarang bahkan belum ada,” kata Tatang kepada Siwindumedia.com Kamis (3/8/2023).

Awal mula ia menggeluti bidang peternakan ayam sentul, yaitu saat ia menjadi salah satu petani milenial dibawah binaan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat.

Setelah melaksanakan pelatihan, Tatang mencoba untuk mengembangkan ayam sentul di wilayah Kabupaten Kuningan dan masih bermitra dengan DKPP dari awal hingga masa panen.

“Saya mencoba untuk mengembangkan hasil dari pelatihan saya sewaktu di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) di wilayah Kuningan. Pemeliharaan ayam sentul dari awal hingga masa panen itu ditanggung oleh DKPP,” ujar Tatang.

Dalam proses berternaknya pun mirip seperti ayam broiler dimana butuh lahan kandang yang luas dan sedikit lebih jauh dari pemukiman warga, hal itu agar polusi udara yang sangat menyengat hidung tak mengganggu penduduk sekitar.

Untuk mencapai hasil panen ayam sentul, Tatang menyebut butuh waktu sekitar 4 bulan untuk ke masa panen hingga bobot ayam mencapai rata-rata 1,5 kilogram.

Karena hampir sama seperti ayam kampung lainnya, namun dengan postur tubuhnya yang sedikit lebih besar. Ayam khas Ciamis ini dinilai cukup berpotensi bila dimanfaatkan sebagai ayam lokal penghasil telur dan daging.

Tatang berharap dengan berternak ayam sentul bisa membantu mengembangkan khususnya di bidang peternakan.

“Semoga di Kabupaten Kuningan orang-orang semakin mengenal ayam sentul dan lebih banyak lagi peternak ayam sentul,” pungkas Tatang.

Cek Juga

Jelang Libur Sekolah, MIS Gereba Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

SiwinduMedia.com – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Gereba yang beralamat di Dusun Manis RT 01 RW …