Ngeri, Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Kabupaten Indramayu
Akibat dari terjangan puting beliung tersebut, sejumlah rumah, kantor polisi dan MTsN 8 Indramayu rusak. (Foto: radarindramayu.com)

Ngeri, Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Kabupaten Indramayu

Siwindumedia.com – Bencana alam Angin Puting Beliung Menerjang 3 Desa di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, yaitu desa Kongsijaya, Ujungaris dan desa Ujungjaya. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/7/2023) sekitar pukul 13.12 WIB. Akibatnya, sejumlah rumah, kantor polisi dan MTsN 8 Indramayu rusak.

Sejumlah video yang merekam detik-detik terjadinya angin puting beliung itupun viral di media sosial maupun berbagai grup WhatsApp.

“Tepatnya jam 13.15 WIB datang angin puting beliung. Datang dari arah Utara dan kerusakan di kelas IX gentengnya pada runtuh dan plafon juga rusak, dan kanopi hancur dan genteng di lantai dua juga,” kata Petugas TU MTsN 8 Indramayu, Taufik kepada pihak wartawan, Jumat (7/7/2023).

Di salah satu lokasi, angin puting beliung terlihat menyapu areal persawahan di samping jalur pantura Indramayu. Angin yang membentuk pusaran terlihat menyapu persawahan dan menumbangkan pepohonan.

Sementara di lokasi lain, angin yang semula bertiup kencang, tiba-tiba membentuk pusaran yang menjulang tinggi ke udara. Kondisi itu terjadi di tengah guyuran hujan dan cuaca mendung. Kondisi itupun menimbulkan kepanikan dari warga yang menyaksikannya.

Baca Juga:  Faktor Ekonomi Picu Angka Perceraian Tertinggi di Jawa Barat

Tak hanya itu, angin puting beliung juga menerjang Mapolsek Widasari. Akibatnya, tempat parkir mapolsek menjadi hancur bahkan atapnya disebut terbang tertiup angin. Tak hanya itu, salah satu ruangan di mapolsek juga jebol karena terkena reruntuhan atap asbes tempat parkir.

Seperti apa yang telah disampaikan, angin puting beliung juga membuat gedung MTSn 8 Indramayu mengalami kerusakan. Kerusakan terutama terjadi pada atap plafon ruang kelas yang hancur dan atap bangunan bagian depan sekolah juga rusak berat.

Saat kejadian warga menyebut angin berputar sangat kencang. Bahkan beberapa atap rumah terangkat angin tersebut.

“Ya angine mulek-mulek, bari burung gak bisa terbang diem aja di sono (ya angin berputar-putar, sampai burung gak bisa terbang diam aja di sana). Iya (kencang),” kata Warga di Blok Dampyang Desa Ujungaris, Inih (42).

“Ya Allah ya Allah bli kejagan teruse umae kita kuh mencilak kabeh (Ya Allah Ya Allah gak kuat terus rumah saya tuh kabur semua),” lanjut Inih

Sementara dari data BPBD Kabupaten Indramayu, sedikitnya ada sekitar delapan rumah yang mengalami kerusakan pada bagian atap. Bahkan, angin puting beliung itu juga merusak tempat parkir Polsek Widasari dan ruang belajar MTsN 8 Indramayu.

Baca Juga:  2.700 Peserta dari Berbagai Kabupaten/Kota Ramaikan Karnaval Budaya West Java Festival 2023

Cek Juga

Sambut Tahun Baru Islam 1446 H, Warga Desa Pakapasan Hilir Gelar Tradisi Hajat Sabumi

Sambut Tahun Baru Islam 1446 H, Warga Desa Pakapasan Hilir Gelar Tradisi Hajat Sabumi

SiwinduMedia.com – Tradisi yang dilaksanakan setiap bulan Muharram khususnya Hajat Sabumi kini hampir punah. Hajat …