Harga Daging Ayam Makin Naik, Jokowi Sebut Sudah Mencapai Rp 50.000 per KG
Presiden Joko Widodo saat blusukan di Pasar Rakyat Talang Banjar Kota Jambi, Selasa (16/5/2023). Kunjungan ke pasar rakyat itu, Jokowi ingin memastikan harga bahan pokok terkendali. (Foto: Liputan6.com)

Harga Daging Ayam Makin Naik, Jokowi Sebut Sudah Mencapai Rp 50.000 per KG

Siwindumedia.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) lakukan kunjungan langsung ke Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (26/6/2023), untuk mengecek harga kebutahan pokok menjelang hari raya Idul Adha. Jokowi menyebut harga daging ayam di Pasar Palmerah melonjak naik hingga Rp 50.000 per ekor.

“Yang naik agak tinggi memang daging ayam. Biasanya di harga Rp 30.000, Rp 32.000, ini sudah mencapai Rp 50.000,” kata Jokowi usai meninjau Pasar Palmerah Jakarta, Senin (26/6/2023).

Jokowi menilai kenaikan harga daging ayam tersebut kemungkinan disebabkan menjelang Hari Raya Idul Adha 2023. Ia menduga kenaikan harga daging ayam ini juga karena masalah pasokannya yang sedikit.

“Akan saya cek (kenaikan daging ayam), mungkin ada problem di supply-nya, pasokannya,” ujarnya.

“Ya mungkin juga (karena Idul Adha) , tapi naiknya terlalu tinggi dari Rp30.000-Rp32.000 ke Rp50.000,” tambah Jokowi.

Meskipun begitu, Jokowi menilai naik turunnya harga kebutuhan pokok merupakan hal biasa. Dia mengaku akan mengecek kembali harga-harga bahan pokok di pasaran.

“Ya biasa harga kalau ayam, telur biasa kan naik turun lagi. Akan saya cek di lapangan nanti,” tutur Jokowi.

Baca Juga:  Stok Banyak Tapi Harga Daging Ayam Masih Mahal, Ini Penjelasan Kepala Badan Pangan Nasional

Selain harga daging potong ayam yang naik, kenaikan harga juga diikuti oleh komoditi telur ayam. Harga telur saat ini bisa mencapai Rp 34.000 per KG dari harga semula Rp 26.000.

Terkait harga telur tersebut, Jokowi menyebut bahwa fluktuasi harga terjadi secara musiman. Dia mengatakan pemerintah akan menjaga keseimbangan harga agar dapat terjangkau oleh masyarakat, namun tetap menguntungkan bagi petani atau peternak.

“Kadang-kadang kan memang seperti itu. Daging ayam naik, kadang naik tapi juga anjlok. Kalau naik peternak senang banget. Pembelinya pasti mengeluh. Kalau turun peternak pasti mengeluh. Menjaga keseimbangan itu yang tidak mudah,” kata Presiden Jokowi.

Cek Juga

Gempa Bumi Kuningan Rusak Sejumlah Rumah, BPBD Imbau Warga Tetap Tenang

Gempa Bumi Kuningan Rusak Sejumlah Rumah, BPBD Imbau Warga Tetap Tenang

SiwinduMedia.com – Gempa Bumi kedua berkekuatan M=41 di wilayah Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Kamis sore …