Peduli Kuningan! Kepala Bakamla RI Wakafkan Tanah untuk Lembaga Pendidikan
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia, Laksamana Madya (Laksdya) TNI Dr Aan Kurnia SSos MM., didampingi Ketua PCNU Kabupaten Kuningan, Dr KH Aam Aminudin SHI MA beserta instansi terkait yang hadir. Sedang meninjau ke area lokasi tanah waqaf di Desa Bandorasakulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, Kamis (15/6/2023). Foto: Purnomo Widodo/SiwinduMedia.com

Peduli Kuningan! Kepala Bakamla RI Wakafkan Tanah untuk Lembaga Pendidikan

SiwinduMedia.com – Kamis sore (15/6/2023), sekitar pukul 17.00 WIB, warga sekitar area Balai Desa Bandorasakulon Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, serta para pengendara motor yang melewati jalan raya Bandorasakulon, dikejutkan oleh iring-iringan pengawalan mobil dinas berplat TNI Angkatan Laut.

Ada apa gerangan?. Mobil dinas TNI Angkatan Laut ini ternyata merapat ke Desa Bandorasakulon. Pantauan SiwinduMedia.com di lokasi, Desa Bandorasakulon kedatangan orang nomor satu di Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia, yakni Laksamana Madya (Laksdya) TNI Dr Aan Kurnia SSos MM.

Kedatangan Jendral Bintang Tiga yang masih ada darah keturunan Kuningan ini, mempunyai misi yang sangat mulia untuk kepentingan warga Kuningan, khususnya warga sekitar Bandorasakulon.

“Saya datang ke Kuningan ini (Bandorasakulon, red), untuk menyampaikan amanat dari Almarhum Kakek saya H Raden Mukana, yaitu mewaqafkan tanah untuk pembangunan sarana pendidikan,” ujar Aan.

Lebih jelasnya Aan menyampaikan, pembangunan sarana pendidikan ini sudah lama tidak berjalan, dan pada tahun 2022 diserahkan kepada pengurus PCNU Kabupaten Kuningan. Dalam waktu dekat, menurutnya, akan dibangun SMP atau setingkat Madrasah.

Baca Juga:  Oleh-oleh Lebaran, Pengusaha "Peuyeum Kuningan" Kebanjiran Pesanan via Online

Sesuai amanat Almarhum Kakeknya, dengan adanya sarana pendidikan ini bisa membantu masyarakat sekitar khususnya, dan umumnya Kuningan. Karena Almarhum Kakeknya tersebut asli orang Bandorasakulon.

“Saya juga mohon bantuan dari masyarakat sini, untuk kelancaran pembangunannya. Insya Allah, pembangunan SMP ini akhir tahun (2023) sudah bisa selesai,” kata Aan saat diwawancarai SiwinduMedia.com.

Kenapa waqaf tanah dan pengelolaan nantinya diserahkan ke PCNU Kabupaten Kuningan?, karena menurut Aan, NU mempunyai basis umat yang banyak yang diharapkan nantinya bisa bermanfaat untuk warga NU khususnya, dan tentu saja untuk masyarakat sekitar pada umumnya.

Usai meninjau lokasi, Laksdya TNI Aan Kurnia bersama rombongan bergegas menuju Balai Desa Bandorasakulon untuk menemui Kepala Desa dan para perangkatnya. Sekitar 30 menit mereka berbincang di ruangan Kades, dan selanjutnya foto bersama di depan kantor Kades Bandorasakulon.

Di lokasi yang sama, SiwinduMedia.com menemui Andri, pihak kontraktor PT Wahyu Agung dari Jakarta yang mengerjakan bangunan Lembaga pendidikan tersebut.

“Kami ditunjuk langsung oleh Pak Aan, untuk membantu meneruskan proses pembangunan. Kita akan memakai tenaga kerja dari sini, untuk memberdayakan masyarakat sekitar,” terang Andri.

Baca Juga:  Sebagai Ajang Silaturahmi saat Lebaran, Wage Super League Kembali Diadakan di Desa Cilaja

Ia mengaku baru pertama kali datang ke lokasi tersebut untuk melihat bangunan yang sudah ada, dan berkoordinasi dengan PCNU sebagai pihak pertama kali yang membangun. Sehingga pihaknya tinggal meneruskan bangunan yang sudah ada, secepatnya akan dimulai.

“Mudah-mudahan seperti arahan dari Pak Aan, bangunan ini bisa selesai akhir tahun sekarang,” sambung Andri.

Penasaran dengan sosok Almarhum H Rd Mukana, orang Kuningan asli yang mempunyai cucu menjadi Kepala Bakamla Republik Indonesia, SiwinduMedia.com menggali informasi dari Wiwin, Sekdes Bandorasakulon. Dikatakan, ada lagi Saudara dari Laksdya Aan yang juga cucunya Almarhum H Rd Mukana bernama Rini.

“H Mukana atau warga biasa menyebut Abah Koneng, merupakan gegeden (orang terpandang, red) di Bandorasakulon. Abah Koneng sosok yang baik, suka nyuruh anak-anak desa ngambil buah jambu di kebunnya. Hingga sekitar tahun 1986, keluarga H Mukana pindah dari Bandorasakulon. Pindahnya kemana kurang tahu. Tahunya mah temen saya Rini (cucu H Mukana) pindah ke Sukabumi,” papar Wiwin.

Cek Juga

Warga Desa Kaduagung Dukung Yanuar Prihatin Jadi Bupati Kuningan

Warga Desa Kaduagung Dukung Yanuar Prihatin Jadi Bupati Kuningan

SiwinduMedia.com – Dukungan kepada H Yanuar Prihatin untuk menjadi Bupati Kuningan 2024-2029 terus berdatangan. Kali …