Tak Hanya Tempat Wisata, Sarae Land Kuningan Terima Penitipan Hewan Kurban
Foto ilustrasi jasa penitipan hewan kurban (Foto: kumparan.com)

Tak Hanya Tempat Wisata, Sarae Land Kuningan Terima Penitipan Hewan Kurban

Siwindumedia.com –  Dalam hitungan hari umat Muslim di seluruh dunia sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul Adha 2023 atau 1444 Hijriyah. Pada hari raya ini, umat yang memiliki harta dianjurkan menyembelih hewan kurban, yang biasanya berupa kambing, sapi, atau unta.

Bagi anda yang nantinya akan membeli hewan kurban dan enggan membawa pulang hewan kurban yang sudah dibeli. Anda bisa menitipkannya di tempat jasa penitipan hewan kurban Sarae Land.

Sarae Land merupakan salah satu objek wisata yang bertempat di kawasan Palutungan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Sama seperti jasa penitipan hewan kurban pada umumnya, hewan kurban yang dititipkan di lokasi tersebut tidak hanya sekadar disimpan saja, pengurus Sarae Land biasanya membersihkan hewan kurban anda dengan cara memandikannya, lalu kemudian memberi vitamin agar hewan kurban tetap sehat hingga Idul adha tiba.

Untuk tiap tahunnya, ada sekitar 20 hingga 30 hewan kurban yang biasa dititipkan di Sarae Land. Umumnya hewan kurban tersebut dititipkan oleh para penjual atau pedagang yang sudah dipesan sebelum dikirim kepada pihak pembeli.

Baca Juga:  Idul Adha 2023, DKM Syiarul Islam Kurban 5 Ekor Sapi

“Hewan-hewan ini biasanya dari Kota Kuningan, sebelum dikirim ke pembelinya, kita bersihin, ya dibikin nyaman lah si hewan kurbannya,” kata Gugun, pemilik objek wisata Sarae Land, Selasa (6/6/2023).

Gugun mengatakan bahwa siapa pun dapat menitipkan hewan kurbannya di tempat wisata yang ia kelola tersebut.

“Kalau untuk salon hewan kaya tadi kita lihat cara membersihkan, setiap tahun siapa saja boleh menitipkan,” ujarnya.

Selain menjaga hewan kurban yang dititipkan, Gugun juga mengatakan biasanya ada petugas yang bertugas merawat, memandikan, hingga memberi vitamin agar hewan kurban anda tetap sehat dan bersih hingga Idul Adha tiba.

“Biasanya hewan yang dititipkan, kita rawat, kita kasih vitamin, kita bersihkan juga, biar pas hari H nya (Iduladha), hewannya bersih dan sehat,” katanya.

Untuk tarif penitipan hewan kurban tersebut, Gugun tak pernah mematok besaran biayanya karena ia anggap hal tersebut sebagai ibadah.

“Untuk ke bisnis tidak ya, biayanya alakadarnya saja, ya hitung-hitung ibadah aja,” tegasnya.

Cek Juga

Rampak Genjring si Windu Jadi Penampil Kabupaten Kuningan, di Gelaran MTQ ke-38 Provinsi Jawa Barat

Rampak Genjring si Windu Jadi Penampil Kabupaten Kuningan, di Gelaran MTQ ke-38 Provinsi Jawa Barat

SiwinduMedia.com – Perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 tingkat Provinsi Jawa Barat resmi dibuka. Kegiatan …