7 Pernyataan Surya Paloh usai Menkominfo Johnny G. Plate Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Penyediaan Infrastruktur BTS
Surya Paloh menungkapkan partainya akan memberikan bantuan hukum terhadap Johnny G. Plate yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G. (Foto: kompas.com)

7 Pernyataan Surya Paloh usai Menkominfo Johnny G. Plate Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Penyediaan Infrastruktur BTS

Siwindumedia.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan menara BTS (Base Transceiver Station). Kini, Johnny G Plate ditahan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan hari ini, setelah kami evaluasi, kami simpulkan telah terdapat cukup bukti yang bersangkutan diduga terlibat di dalam peristiwa tindak pidana korupsi proyek pembangunan infrastruktur BTS 4G paket 1,2,3,4 dan 5,” ujar Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung Kuntadi di Kejagung, Jaksel, Rabu (17/5/2023).

Seperti diketahui, Johnny G. Plate juga merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem. Atas kejadian itu, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh pun angkat bicara. Ia mengaku berduka dan prihatin dengan kasus yang menjerat Johnny.

“Saya memahami kasus seperti ini bukan yang pertama kali dihadapi partai ini, tapi untuk hal yang terjadi kali ini kepada Sekretaris Jenderal Partai NasDem saudara kami Johnny Plate saya ucapkan sekali lagi kami berduka untuk ini,” kata Surya Paloh di Kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Rabu 17 Mei 2023.

Kemudian, Paloh pun bergerak cepat dengan menempatakan Wakil Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim sebagai sosok Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Partai NasDem.

“Mengingat tugas dan kesibukan posisi peran kesekjenan, kami hari ini memutuskan saudara Hermawi Taslim sebagai pelaksana tugas kesekjenan inilah yang bisa kami berikan keterangan pers kepada saudara-saudara,” papar Paloh.

Berikut sederet pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh usai kadernya Menkominfo Jhonny G. Plate ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung :

Baca Juga:  Angka Kasus Covid-19 Kembali Naik, KPU Jabar Batasi Jumlah Pendamping yang Daftar Bacaleg DPRD dan Balon DPD

1. Tetap Hormati Proses Hukum, Tegaskan Tak Ada Intervensi Politik dan Kekuasaan

Surya Paloh mengaku akan tunduk pada proses hukum meski sesungguhnya ada emosi yang berkecamuk dalam diri.

“Dari proses hukum harus kita hormati tapi sukar untuk mengusik apa yang terjadi di dalam perasaan emosi diri saya,” ucap Paloh.

Meski emosi, Surya Paloh mengaku masih khusnuzon atau berprasangka baik kepada perasaan negatif yang mengusiknya soal kasus hukum ini.

Ia memastikan, semua dugaan tentang adanya intervensi baik politik dan kekuasaan dalam kasus ini adalah tidak benar.

2. Sebut Terlalu Mahal Johnny G. Plate untuk Diborgol, Tegaskan Tetap Pakai Asas Praduga Tak Bersalah

Surya Paloh berharap penetapan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) sekaligus Sekjen NasDem Johnny G. Plate sebagai tersangka dibuktikan secara benar.

Ia meminta penegak hukum untuk mengumpulkan bukti-bukti yang kuat, yang menunjukkan bahwa Plate benar-benar bersalah.

“Kalau tidak ada pendalaman lebih untuk mengumpulkan bukti-bukti yang lebih memberatkan. Ya semakin lebih sedih lagi kita. Terlalu mahal dia untuk diborgol, dalam kapasitas dirinya sebagai menteri, sebagai sekjen partai, terlalu mahal, terlalu mahal,” kata Paloh.

Secara detail, Paloh meminta untuk membuktikan aliran dana Rp500 juta yang disebut diminta Plate.

Hingga saat ini, Paloh menegaskan bahwa pihaknya menerapkan asas praduga tak bersalah terhadap Plate.

“Kita tetap menganut asas praduga tak bersalah. Tidak ada di antara kita memastikan diri kita ini terlepas dari kesalahan, kesilapan, kebodohan bahkan dosa, itulah arti keadilan kita sebagai manusia,” ujar Paloh.

Baca Juga:  Kejutan! Relawan Gibran dan Jokowi se-Jateng dan Jatim resmi Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024

3. Surya Paloh Mengakui Pernah 3 Kali Tanya Johnny G. Plate soal Keterlibatan Kasus Korupsi BTS Kominfo

Paloh bercerita, ia pernah bertanya langsung kepada Plate apakah dirinya terlibat dalam kasus tersebut sampai tiga kali.

“Pertanyaan saya sederhana, ‘Bung tahu saya Ketua Umum di sini, mencurahkan segala energi dan idealisme saya, waktu dan tenaga pikiran saya. Saya tidak punya interest (minat) apapun untuk duduk di suprastruktur kekuasaan pemerintahan. Saya mengabdikan diri saya untuk membangun negeri ini. Satu hal yang saya minta dari Anda, jujurlah Anda ada terlibat atau tidak?’ Ini satu kali, dua kali, tiga kali,” ujar Paloh.

Maka dari itu, ketika Paloh melihat Plate diborgol hari ini, ia langsung mengingat anak hingga cucu eks Sekjen NasDem tersebut.

“Saya membayangkan umpamanya anaknya, istrinya, barangkali yang cucunya, itu barang kali yang menyentuh hati saya. Tapi itu konsekuensi yang harus dibayar olehnya,” tambah Paloh.

4. Beri ‘Karpet Merah’ ke Kejagung Periksa NasDem Usai Johnny G. Plate Tersangka

Surya Paloh mempersilakan Kejaksaan Agung memeriksa dugaan aliran dana korupsi BTS Kominfo yang menetapkan Sekejmnya, Johnny G. Plate sebagai tersangka.

Surya Paloh justru secara tegas dan lantang untuk memberi ‘karpet merah’ terhap kasus yang merugikan negara lebih dari Rp8 triliun tersebut.

“Periksa seluruh kemungkinan atas bawah kiri kanan, periksa semua di Partai NasDem, kita welcome,” kata Surya Paloh.

Bila benar kembali ada keterlibatan selain Johnny, maka Surya Paloh bersedia untuk tidak melindungi siapa pun peru diperiksa Kejaksaan Agung.

Baca Juga:  Disdukcapil Kuningan Raih Juara 2 Adminduk 2023 Tingkat Jabar

5. Terima Jika Johnny G. Plate Direshuffle Usai Jadi Tersangka

lPaloh mengaku lapang dada bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) me-reshuffle kabinetnya usai Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) sekaligus Sekjen NasDem Johnny G. Plate ditetapkan sebagai tersangka.

“Tadi bagaimana dengan Pltnya Bung Jhonny Plate, di-reshuffle-nya, kita terima, kita konsisten karena itu kita katakan kalau itu hak prerogatif Presiden,” kata Paloh .

6. Sebut Pasti Ada Pengaruh ke Pencalonan Anies

Surya Paloh mengakui bahwa kasus yang menjerat Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) sekaligus Sekjen NasDem Johnny G. Plate akan memengaruhi pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden untuk 2024.

“Pengaruh pasti ada. Institusi partai politik yang dibangun oleh kekuatan perspepsi dan keyakinan publik salah satu faktor atau key factor-nya menentukan sekali. Tergantung bagaimana kita membangun persepsi publik,” kata Paloh.

7. Partai NasDem Akan ke KPU Bahas Status Pencalegan Johnny G. Plate yang Jadi Tersangka

Surya Paloh mengaku akan berkonsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), terkait status bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Johnny G. Plate yang kini sudah berstatus tersangka.

Menurut Paloh, partainya akan mengikuti aturan KPU bila harus menggugurkan syarat keikutsertaan Johnny dalam kontestasi Pemilu Legislatif 2024.

“Terkait masa pencalegan ini kita akan konsultasikan dengan KPU. Kalau memang KPU menyatakan oke, kita akan langsung praduga tidak bersalah, jelas itu,” kata Paloh.

Cek Juga

Dukung Yanuar Prihatin Jadi Bupati Kuningan, Warga Kadatuan : Butuh Pemimpin Merakyat

Dukung Yanuar Prihatin Jadi Bupati Kuningan, Warga Kadatuan : Butuh Pemimpin Merakyat

SiwinduMedia.com – Sejumlah masyarakat Desa Kadatuan Kecamatan Garawangi menggelar deklarasi dukungan kepada H Yanuar Prihatin …