Akibat Terlilit Utang Karena Judi Online, Bos J&T di Jakarta Bunuh Diri
Petugas Unit Reskrim Polsek Tambora memberikan garis polisi temuan mayat seorang pria berinisial ALG tewas diduga karena gantung diri di wilayah Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (10/5/2023). (Foto: Tribunnews) 

Akibat Terlilit Utang Karena Judi Online, Bos J&T di Jakarta Bunuh Diri

Siwindumedia.com – Kepala Cabang perusahaan pengiriman J&T berinisial ALG (26) ditemukan tewas gantung diri di tempatnya bekerja di Jalan Tanah Sereal Raya, Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu 10 Mei 2023. ALG ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lantai tiga kantornya.

“Korban adalah pemilik dari agen pengiriman paket,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama dalam keterangannya, Jumat 12 Mei 2023.

Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama menceritakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri ALG sekitar pukul 16.30 WIB.

Kejadian itu lantas dilaporkan ke ketua RT setempat hingga akhirnya ke Polsek Tambora.

“Setelah kami cek, olah TKP (tempat kejadian perkara), korban inisial ALG (26) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di lantai 3 tempat usaha milik yang bersangkutan di Tanah Sereal, Kecamatan Tambora,” ujar Putra, Sabtu (13/5/2023).

Dari hasil penyelidikan awal, kata Putra, motif korban melakukan hal tersebut lantaran terlilit utang piutang dan masalah keluarga.

Putra menjelaskan, sebelum meninggal korban sempat mengirimkan chat wasiat kepada istrinya berupa pesan untuk tetap mengasuh anak–anak mereka.

Baca Juga:  Digawangi 2 Bersaudara dari Kuningan, The Daddy's Band Ciptakan Lagu Bertema Keluarga

“Sebelum melakukan tindakan bunuh diri ini korban sempat berkomunikasi terlebih dahulu dengan istrinya, menyampaikan yang akan dilakukan (bunuh diri), dan menitip anak-anak,” ujarnya.

Dalam kasus bunuh diri ini, pria malang tersebut meninggalkan dua orang anak yang masih kecil dan satu orang istri.

“Korban sudah menikah, dikaruniai 2 anak laki-laki umur 6 tahun dan 1 tahun,”. ujarnya.

Kronologi bos J&T tewas

Menurut Putra, awalnya korban yang merupakan pemilik agen pengiriman paket J&T tiba di kantornya pukul 16.00 WIB. Korban diketahui sempat menghilang beberapa saat sebelum berhasil ditemukan dalam kondisi tewas oleh karyawan ALG yang bekerja.

“Kemudian datang istrinya dan menanyakan keberadaan suaminya (ALG), dan saksi bilang ‘bos sedang ke belakang (toilet)’,” ujarnya.

Kedatangan sang istri ke kantor suaminya lantaran khawatir  tentang kondisi suaminya. Sebelumnya, ALG mengirimkan chat aneh yang bernada hendak mengakhiri hidup, sebelum akhirnya ditemukan tewas gantung diri.

“Dicek ke kamar mandi belakang tidak ada. Kemudian istrinya mengajak beberapa karyawan untuk mencari di lantai dua dan di lantai tiga,” ujarnya.

Baca Juga:  Memanusiakan Manusia! Hanyen Tenggono Siap Bantu Warga

Sangat disayangkan korban ditemukan dengan mati mengenaskan oleh sang istri . “Dan ternyata betul korban ditemukan di lantai tiga dalam kondisi yang sudah meninggal dunia dengan tergantung di ruangan di lantai tiga,” pungkas Putra.

Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Ciptomangunkusumo. Petugas pun melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi sekitar lokasi dan didapati korban stres berat lantaran terlibat utang yang bayak ke berbagai pihak dan juga kalah bermain Judi Online.

Cek Juga

Dukung Yanuar Prihatin Jadi Bupati Kuningan, Warga Kadatuan : Butuh Pemimpin Merakyat

Dukung Yanuar Prihatin Jadi Bupati Kuningan, Warga Kadatuan : Butuh Pemimpin Merakyat

SiwinduMedia.com – Sejumlah masyarakat Desa Kadatuan Kecamatan Garawangi menggelar deklarasi dukungan kepada H Yanuar Prihatin …