Orderan Ojek Online Tak Menentu, Driver Grab Curhat Begini
Ilustrasi ojek online. FOTO : GRID.id

Orderan Ojek Online Tak Menentu, Driver Grab Curhat Begini

SiwinduMedia.com – Saat ini tidak bisa dipungkiri, masyarakat Kuningan khususnya sedang menggandrungi transportasi online dengan menggunakan aplikasi smartphone. Selain bisa menghemat waktu, transportasi online juga bisa menghemat uang, karena banyaknya promo yang ditawarkan.

Meskipun banyak promo buat para pengguna aplikasi online, kenyataan di lapangan terkadang tidak sesuai dengan harapan para driver online. Mengingat orderan yang masuk terkadang tidak bisa diprediksi.

“Orderan yang masuk tidak bisa diprediksi, soalnya diatur oleh sistem. Terkadang satu hari dapat banyak orderan, hari berikutnya melehoy, cuma dapat satu orderan saja,” kata Rudi, salah seorang Driver Grab di Kuningan saat mengeluhkan persoalan itu, Rabu (12/4/2023).

Untuk Aplikator Grab sendiri, Rudi mengungkapkan, bagus tidaknya orderan setiap hari tergantung beberapa point yang harus diperhatikan. Yakni nilai performa driver yang harus dijaga, dompet kredit tidak boleh kosong, serta sering tidaknya driver cancel orderan.

“Point tersebut terkadang tidak bisa jadi patokan juga. Performa sudah bagus, dompet kredit besar, tidak pernah cancel orderan yang masuk, tapi saat driver tersebut onbid, susah mendapat orderan,” tutur Rudi.

Baca Juga:  Masa Jaya Linggarjati Park Kini Tinggal Cerita, Dulu Ramai Sekarang tak Berpenghuni

Berbeda cerita dengan Andi, driver Gojek. Ia menyampaikan kepada SiwinduMedia.com, bahwa Gojek selama driver menjaga point-point tersebut, maka orderan untuk besok harinya akan selalu stabil.

Andi menambahkan, kenapa orderan Gojek cenderung stabil, karena dari sisi pengguna customer, Gojek lebih banyak dibanding aplikasi yang lain. Dari sisi penerimaan driver baru pun, Gojek tidak jor-jor-an.

“Sementara aplikasi lain, terus saja menerima pendaftaran driver baru. Sehingga akan berimbas terhadap tingkat penerimaan orderan driver, orderan sedikit tapi drivernya banyak. Belum lagi sekarang ada aplikator baru yang masuk ke Kuningan, yaitu InDrive dan Maxim,” terang Andi.

“Contohnya bulan puasa sekarang. Di saat mendekati jam buka puasa, para driver berharap banyak orderan yang masuk, tapi kenyataannya sama aja, melehoy,” tutur Andi diiyakan Rudi sambil tertawa.

Cek Juga

Bazar Ramadhan DWP Kuningan, 10 Ton Beras Ludes Diserbu Pembeli

Bazar Ramadhan DWP Kuningan, 10 Ton Beras Ludes Diserbu Pembeli

SiwinduMedia.com – Tak butuh waktu lama sebanyak 10 Ton beras habis dibeli masyarakat pada kegiatan …