Warga Desa Bunigeulis Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan, rapai-ramai melakukan penanaman pohon pisang di jalan yang rusak, Minggu (9/4/2023). Mereka kecewa atas janji politik Acep-Ridho yang saat kampanye menjelang Pilkada 2018 dulu, menjanjikan untuk pembangunan jalan tersebut. FOTO : SCREENSHOOT VIDEO
Warga Desa Bunigeulis Kecamatan Hantara Kabupaten Kuningan, rapai-ramai melakukan penanaman pohon pisang di jalan yang rusak, Minggu (9/4/2023). Mereka kecewa atas janji politik Acep-Ridho yang saat kampanye menjelang Pilkada 2018 dulu, menjanjikan untuk pembangunan jalan tersebut. FOTO : SCREENSHOOT VIDEO

Kecewa Janji Politik Acep-Ridho, Warga Bunigeulis Ramai-Ramai Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang

SiwinduMedia.Com – Puluhan warga Desa Bunigeulis Kecamatan Hantara, melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di jalan berlubang. Jalan tersebut dalam kondisi rusak parah, dan hingga kini belum juga diperbaiki.

Warga setempat merasa kecewa kepada Bupati Kuningan H Acep Purnama, yang pada saat kampanye dulu, sempat menjanjikan akan memperbaiki jalan tersebut jika terpilih. Padahal, pembangunan atau perbaikan jalan merupakan salah satu wujud nyata kinerja pemerintah, yang seharusnya sigap dan serius menangani persoalan tersebut.

Aksi protes sebagai bentuk kekecewaan warga tersebut ideo dan viral di medsos, termasuk di status-status WA warga, Minggu (9/4/2023). Jalan rusak tersebut merupakan penghubung dari Bunigeulis menuju wilayah lain. Lokasi jalan rusak yang ditanami pohon itu berada di Blok Puhun Desa setempat.

Saat dikonfirmasi SiwinduMedia.Com, salah satu warga yang memasang ststus WA berisi video penanaman pohon di desanya itu, yang bersangkutan meminta agar namanya tidak dicantumkan di media. Meski demikian, Ia bersedia memberikan keterangan soal video tersebut.

Menurut sumber ini, aksi puluhan warga di desanya merupakan bentuk solidaritas masyarakat atas mangkraknya pembangunan jalan. Padahal, dikatakannya, Bupati Acep jelas-jelas telah berjanji untuk menyelesaikan pembangunan jalan itu.

Baca Juga:  Head to Head, 4 Fraksi di Luar Koalisi PDIP Tak Hadiri Rapat Paripurna Perubahan Alat Kelengkapan DPRD

“Aksi protes sudah kami lakukan dari bulan kemarin, dan sudah konfirmasi ke desa. Tapi masih belum terealisasi. Kami sudah muak dengan pemerintah, karena hanya janji saja tiap Pilkada,” ketusnya.

Dalam rekaman video yang beredar itu, nampak jelas warga menyebutkan salah satu intansi perintah, yakni Dinas PUTR Kabupaten Kuningan agar rusaknya jalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti. Apalagi sebentar lagi akan memasuki musim mudik lebaran Idul Fitri 1444 H.

Ia melanjutkan, gejolak bermula akibat warga sekitar merasa menjadi korban Politik 2018 (Pilkada Kuningan, red). Calon Bupati dan Wabup Kuningan yang saat itu berkampanye, menjanjikan kesiapannya untuk perbaikan ruas jalan, apabila menang Pilkada.

“Dulu juga pernah ada setum (alat berat, red) yang disimpan pas menjelang Pilkada 2018, biar dicoblos mungkin. Tapi tidak dilakukan sampai sekarang, setum pun entah kemana,” sindirnya.

Aksi protes itu dilakukan oleh warga sekitar yang mengalami dampak akibat ketidaksanggupan pemerintah dalam melakukan perbaikan jalan.

“Selama kurang lebih 10 tahun belum pernah ada perbaikan jalan secara utuh, paling cuman dicor, itu pun tidak semua. Hanya yang memang sudah rusak berat. Harapan warga, jalannya dihotmix secara utuh, itupun kalau Pemda Kuningan anggap kita warganya. Tapi kayaknya kita dianggap bukan warga Kuningan,” ketusnya lagi bernada penuh kecewa kepada Pemkab Kuningan.

Baca Juga:  DPRD-Pemkab Kuningan Tetapkan KUA PPAS Perubahan 2023, Anggaran Defisit Rp278,889 Miliar !

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak Pemda, terutama dari Dinas PUTR. Apakah jalan yang rusak tersebut akan segera diperbaiki atau seperti apa penanganannya.

Cek Juga

Dituding Laporkan Sekda Dian ke KASN, Nuzul: Itu Konsultasi

Dituding Laporkan Sekda Dian ke KASN, Nuzul: Itu Konsultasi

SiwinduMedia.com – Ketua DPRD Nuzul Rachdy SE merasa geram dengan adanya tudingan dirinya telah melaporkan …